Mudik Tanpa Biaya! Program Gratis Kemenag Bikin Warga Bisa Pulang Kampung Lebih Hemat

Peserta program mudik gratis Kementerian Agama bersiap diberangkatkan menuju kampung halaman dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri.

GAUNGINDONESIA.ID, JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idulfitri, program mudik gratis yang digelar Kementerian Agama menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi. 

Program ini disambut antusias oleh para peserta karena dinilai sangat membantu sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan nyaman.

Salah seorang peserta, Ijah (50), mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas mudik gratis tersebut. Ibu rumah tangga yang akan pulang ke Bumiayu itu mengatakan dirinya dapat mudik bersama keluarga tanpa harus memikirkan biaya transportasi.

“Saya mudik bersama suami dan keponakan. Senang sekali ada program mudik gratis dari Kemenag ini. Saya tahu informasinya dari keponakan. Semoga program seperti ini terus diadakan karena sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Antusiasme serupa juga disampaikan Pramudya (25), seorang Aparatur Sipil Negara yang akan menuju Solo. 

Ia menilai program tersebut sangat meringankan pengeluaran masyarakat yang biasanya harus menyiapkan biaya cukup besar untuk perjalanan mudik.

“Tidak ada biaya sama sekali. Kami hanya diminta melengkapi berkas administrasi. Biasanya biaya transportasi mudik bisa sekitar Rp500 ribu sampai Rp800 ribu,” katanya.

Ia menambahkan bahwa peserta juga mendapatkan sejumlah fasilitas selama perjalanan. Mulai dari asuransi perjalanan hingga konsumsi ringan yang disediakan panitia.

“Kami juga dijamin dengan asuransi selama perjalanan dan mendapat snack box. Suasana perjalanan juga terasa seru, nyaman, dan hangat. Mudik Kemenag benar-benar bermanfaat,” tambahnya.

Sementara itu, pelepasan peserta mudik dilakukan langsung oleh jajaran pimpinan Kementerian Agama, termasuk Wakil Menteri Agama bersama sejumlah pejabat terkait. 

Dalam kesempatan tersebut, para peserta juga menerima bantuan takjil dan paket sembako.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan para pemudik, Kementerian Agama juga menyiapkan ribuan tempat singgah di berbagai daerah. 

Sebanyak 6.859 masjid dan rumah ibadah disiapkan sebagai lokasi istirahat yang dilengkapi fasilitas toilet, area parkir, ruang istirahat, tempat pengisian daya, serta konsumsi bagi para pemudik baik saat arus mudik maupun arus balik.

Menteri Agama Nasaruddin Umar berharap program ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung sekaligus membantu mengurangi potensi kecelakaan selama masa mudik.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat sekaligus menekan angka kecelakaan. Terima kasih juga kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo, yang terus memberikan arahan agar pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada momentum mudik, dapat berjalan maksimal,” tuturnya.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال