![]() |
| Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri menyampaikan rekomendasi hasil evaluasi lintas sektor dalam Rapat Paripurna. |
GAUNGINDONESIA.ID, BANJARMASIN - Rekomendasi DPRD atas LKPJ Wali Kota Banjarmasin Tahun 2025 menjadi sorotan dalam Rapat Paripurna yang digelar Rabu (22/4/2026).
Dokumen tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Muhammad Yamin HR sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kinerja pemerintah daerah.
"Rekomendasi yang disampaikan legislatif harus dimaknai sebagai pijakan untuk pembenahan, bukan sekadar agenda rutin tahunan," katanya.
Ia menyebut, masukan tersebut akan digunakan untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Adapun persoalan sampah masih menjadi perhatian utama, saat ini lanjutnya,Pemko terus berupaya mendorong perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam hal pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya.
"Penanganan sampah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah, pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fachruri, menilai rekomendasi yang disusun merupakan hasil evaluasi lintas sektor.
Ia menyebut sejumlah persoalan yang masih perlu perhatian serius, di antaranya sampah, banjir, dan pendidikan.
"Tindak lanjut yang konkret menjadi kunci agar rekomendasi tidak berhenti di atas kertas," tegasnya.
Rikval juga menyinggung masih adanya tumpukan sampah di TPS sebagai tanda bahwa sistem pengelolaan belum berjalan optimal.
“Ini harus menjadi perhatian bersama,” tukasnya.
Selain penanganan sampah, pemerintah kota juga menyiapkan langkah lanjutan di sejumlah sektor, seperti peningkatan layanan kesehatan, normalisasi sungai untuk mengurangi banjir, serta penguatan tata kelola keuangan daerah agar lebih efektif dan tepat sasaran.
