| Petugas melayani warga yang membeli paket kebutuhan pokok dalam kegiatan Pasar Murah BCSR yang digelar menjelang Lebaran di Banjarmasin Selatan. |
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR. Turut hadir Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, Camat Banjarmasin Selatan Endah Widiastuti, para camat dan lurah se-Kecamatan Banjarmasin Selatan, serta sejumlah pihak terkait.
Dalam sambutannya, Ikhsan Budiman menyampaikan bahwa penyelenggaraan pasar murah merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
"Menjelang Hari Raya Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pokok yang cukup tinggi di pasaran, kondisi tersebut kerap memicu kenaikan harga," katanya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin, tingkat inflasi secara year-on-year pada Februari 2026 tercatat sebesar 6 persen.
"Oleh karena itu, pemerintah kota berupaya melakukan berbagai langkah pengendalian inflasi, salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah BCSR," ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan perusahaan-perusahaan yang turut mendukung kegiatan tersebut.
Menurutnya, partisipasi dunia usaha menjadi bukti bahwa upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
“Ini menunjukkan bahwa menjaga stabilitas ekonomi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dari dunia usaha serta seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar melaporkan bahwa pada tahun 2025 kegiatan pasar murah Ramadan melibatkan 23 perusahaan dengan total 13.648 paket bantuan.
Pada tahun 2026 jumlah perusahaan yang berpartisipasi meningkat menjadi 45 perusahaan dengan total 18.316 paket bantuan.
“Target awal sebenarnya hanya 30 titik, namun karena jumlah donatur terus bertambah, kegiatan ini dapat diperluas hingga 35 titik, dengan pelaksanaan terakhir di Kecamatan Banjarmasin Selatan,” tutrupnya.