Kader UP2K PKK Didorong Naik Kelas, Fokus Perkuat Branding dan Perluas Pasar Produk Lokal

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Anggota UP2K PKK se-Kota Banjarmasin digelar di Aula Rumah Kemasan

GAUNGINDONESIA.ID, BANJARMASIN – Produk yang berkualitas tidak lagi cukup untuk memenangkan persaingan pasar. Kemampuan membangun merek, mempromosikan produk, dan memahami kebutuhan konsumen kini menjadi faktor penting dalam mengembangkan usaha. 

Hal inilah yang menjadi fokus dalam Pelatihan Peningkatan Kapasitas Anggota UP2K PKK se-Kota Banjarmasin yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin.

Pelatihan yang berlangsung di Aula Rumah Kemasan tersebut diikuti kader UP2K PKK dari lima kecamatan dan 52 kelurahan. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong produk-produk usaha rumah tangga agar memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

"Para kader UP2K memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha berbasis keluarga," ujar Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar.

Di mana keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, melainkan juga kemampuan membangun citra dan strategi pemasaran yang tepat.

"Kader UP2K PKK adalah ujung tombak ekonomi berbasis rumah tangga. Makanya pelatihan ini tidak hanya soal memenuhi kewajiban administrasi kesiapan lomba UP2K, tetapi juga untuk memperkuat branding produk dan daya tarik promosi mereka," sambungnya. 

Menurut Tezar, pola pikir pelaku usaha harus terus berkembang mengikuti kebutuhan pasar. Ia menegaskan bahwa produk yang mampu menjawab kebutuhan konsumen akan memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang.

"Produk bukan lagi soal apa yang kita inginkan tapi apa yang dibutuhkan pasar. Ini harus jadi perhatian kita bersama," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disperdagin Kota Banjarmasin, Ignasius Rizki Perdana, menjelaskan bahwa pelatihan kali ini dirancang untuk memberikan wawasan yang lebih praktis kepada peserta. 

"Selain penguatan administrasi, peserta juga dibekali kemampuan pemasaran modern yang relevan dengan perkembangan zaman," bebernya. 

Ia menyebut perubahan perilaku konsumen dan pesatnya perkembangan teknologi membuat pelaku usaha harus mampu memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana promosi.

"Pemasaran masa kini sudah berubah polanya dari yang konvensional menjadi digital, makanya kita mendorong mereka untuk dapat mengasah keterampilan dengan materi-materi fresh seperti pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), kemudian kemampuan praktik foto produk hingga konten video promosi menggunakan gawai," katanya.

Menurut Rizki, kemampuan membuat konten yang menarik dan memahami strategi pemasaran digital dapat menjadi nilai tambah bagi produk-produk UP2K. Dengan dukungan teknologi, produk lokal yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan sekitar berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas.

Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin pun berharap kader UP2K mampu meningkatkan kualitas pengelolaan usaha sekaligus memperkuat identitas produknya. 

Dengan branding yang lebih baik dan strategi pemasaran yang tepat, produk-produk lokal diharapkan dapat naik kelas serta memberikan kontribusi lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan ekonomi daerah.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال